Jenis Potongan Harga

Jenis Potongan Harga

a. Potongan Kuantitas
Adalah potongan yang ditawarkan oleh penjual agar konsumen bersedia membeli dalam jumlah yang lebih besar. Potongan ini dapat berupa rupiah atau satuan barang

o Potongan Kuantitas Non-kumulatif
Potongan didasarkan pada pesanan terhadap suatu barang dalam jumlah yang besar.
Misalnya : membeli satu buah kemeja Rp. 10.000,- bila membeli tiga buah kemeja = Rp. 25. 000,-
o Potongan Kuantitas Kumulatif
Potongan didasarkan pada volume total yang dibeli dalam satu periode tertentu. Ini penting untuk mengikat pembeli.

b. Potongan Dagang
Yaitu potongan yang ditawarkan kepada pembeli atas pembuyaran fungsi – fungsi marketing yang mereka lakukan.
Misalnya : pabrik memberikan potongan 40% dan 10%. Bila harga Rp. 4.000,- maka retailer harus membayar wholesaler Rp. 2.400,- ( - 40% ) dan wholesaler membayar Rp. 2.160,- ( Rp. 2.400 - 10% ) kepabrik.


c. Potongan Tunai
Adalah potongan yang diberikan kepada pembeli atas pembayaran rekeningnya tepat pada waktunya.
Misalnya : pembeli membeli Rp. 100.000 dengan syarat 2/10, n/30 pada tanggal 13 Agustus. Pembeli akan memperoleh potongan 2% (Rp. 2.000) bila membayar dalam waktu sebelum 10 hari setelah pembelian dan selambat-lambatnya harus di bayar dalam waktu 30 hari setelah pembelian.

d. Potongan Musiman
Adalah potongan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli yang melakukan pembelian di luar musim tersebut.
Misalnya : untuk pembelian jas hujan di musim panas mendapat potongan 5%.

e. Promotional Allowance
Adalah potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada pembeli yang ikut mempromosikan.

f. Brokerage Allowance
Adalah potongan yang diberikan kepada perantara yang ikut mendistribusikan produk

g. Product Allowance
Adalah sejumlah pengurangan dari harga jual semestinya karena membeli barang dalam keadaan tidak normal.

h. Jenis Penentuan Harga Secara Geografis
o Free On Board Point Of Origin
Pembeli nanggung semua ongkos angkut
o Free On Board Destination
Penjual menanggung semua ongkos angkut dan keamanan
o Uniform Delivered Pricing
Semua pembeli menanggung ongkos kirim yang sama besarnya dimanapun mereka membeli
o Zone Delivered Pricing
Daerah penjualan dibagi – bagi kedalam beberapa wilayah, setiap wilayah ditetapkan harga seragam
o Freight Obsorption Pricing
Penjual menetapkan harga yang sama besarnya dengan harga pabrik + ongkos kirim dari perusahaan saingan ketempat pembeli terdekat dari
perusahaan saingan. Tujuannya agar dapat bersaing dengan perusahaan yang dekat pembeli.
o Basing Point Pricing
Penjual menentukan tempat yang dipilih untuk menentukan harga jual ( base point ). Harga jual = harga pabrik + ongkos kirim dari base point.
2 komentar Read More

Saluran Distribusi

Saluran Distribusi

1. Definisi Saluran Distribusi
Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen ke konsumen.
Lembaga – lembaga yang ikut ambil bagian pada saluran distribusi ;
o Produsen
o Perantara ( pedagang / agen )
o Konsumen

2. Alasan Menggunakan Perantara.
Adalah untuk meningkatkan efisiensi distribusi

3. Faktor Pertimbangan Pemilihan Saluran Distribusi.

a. Pertimbangan Pasar
• Konsumen atau pasar industri. Bila pasar industri, pengecer jarang dipakai. Bila pasar konsumen dan pasar industri perusahaan akan menggunakan lebih dari satu saluran.
- Jumlah pembeli potensial. Bila sedikit akan dijual langsung
- Jumlah pesanan
- Konsentrasi Pasar
- Kebiasaan dalam pembelian, termasuk diantaranya
- Kemauan untuk membelanjakan uangnya
- Tertariknya pembeli dengan kredit
- Lebih senang melakukan pembelian
- Pembelian tidak berkali – kali
- Tertarik pada pelayanan pembeli

b. Pertimbangan Barang
- Nilai unit
Jika nilai unit rendah, salurannya panjang, jika nilai unuit tinggi salurannya pendek
- Besar dan Berat barang
Jika barangnya berat dan besar, perusahaan harus mempertimbangkan ongkos angkut agar perantara ikut menanggung
- Mudah Rusaknya barang
- Sifat Teknis
- Luasnya Product Line

c. Pertimbangan Perusahaan
- Sumber pembelanjaannya
- Pengalaman dan kemampuan management
- Faktor pengawasan saluran
- Pelayanan yang diberikan oleh penjual

d. Pertimbangan Perantara
- Pelayanan yang diberikan perantara
- Kegunaan perantara
- Sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen
- Volume penjualan
- Ongkos

4. Jenis Saluran Distribusi.

a. Untuk Barang konsumsi
- Produsen – konsumen
- Produsen – pengecer – konsumen
- Produsen – pedagang besar – pengecer – konsumen
- Produsen – agen – pengecer – konsumen
- Produsen – agen – pedagang besar – pengecer – konsumen

b. Untuk Barang Industri
- Produsen – pemakai industri
- Produsen – distributor industri – pemakai industri
- Produsen – agen – pemakai industri
- Produsen – agen – distributor industri – pemakai industri

5. Fungsi – fungsi saluran distribusi :

a. Fungsi Pertukaran
- Pembelian
- Penjualan
- Pengambilan resiko

b. Fungsi Penyediaan Fisik
- Pengumpulan
- Penyimpanan
- Pemilihan
- Pengangkutan

c. Fungsi Penunjang
- Pelayanan pembeli
- Pembelanjaan
- Penyebaran informasi
- Koordinasi saluran
1 komentar Read More

Peran, Tujuan, dan Prosedur penetapan harga

Peran, Tujuan, dan Prosedur penetapan harga

1. Peranan Harga.

a. Dalam Perekonomian
Mempengaruhi tingkat upah, sewa, bunga dan laba atas faktor – faktor produksi.
b. Dalam Perusahaan
Mempengaruhi market share, laba perusahaan.

2. Tujuan Penetapan Harga.

a. Mendapat laba maximim
b. Mendapat pengembalian investasi
c. Mencegah atau mengurangi persaingan
d. Mempertahankan atau memperbaiki market share

3. Prosedur Penentuan Harga.

a. Mengestimasi Permintaan Barang Tertentu
Penjual mengestimasi permintaan barangnya secara total
Caranya :
o Menentukan harga yang diharapkan
o Mengestimasi volume penjualan pada berbagai tingkat harga.

b. Mengetahui Lebih Dahulu Reaksi Dalam Persaingan
Kondisi persaingan sangat mempengaruhi kebijaksanaan penentuan harga.
Adapun sumber persaingan adalah :
o Barang – barang sejenis yang dihasilkan perusahaan lain
o Barang – barang pengganti
o Barang barang lain

c. Menentukan Market Share Yang Dapat Diharapkan
Perusahaan yang agresif selalu berusaha untuk memperbesar market share. Market share diharapkan akan mempengaruhi tingkat harga karena adanya biaya – biaya produksi, promosi, expansi dan lain – lain.

d. Memilih Starategi Harga Untuk Mencapai Target Pasar
Ada 2 macam strategi :
• Skim The Cream Pricing
Merupakan penetapan harga yang setinggi – tingginya, maksudnya untuk menutupi biaya penelitian, pengembangan dan promosi.
Starategi ini sesuai untuk barang baru sebab :
o Pada tahap permulaan harga masih sangat elastis karena persaingan belum banyak
o Dapat membagi pasar berdasarkan tingkat penghasilan yaitu menjual barang baru pada segmen berpenghasilan tinggi
o Dapat berfungsi untuk berjaga – jaga terhadap kekeliruan penetapan harga
o Dapat menghasilkan laba yang tinggi
o Harga tinggi dapat membatasi permintaan sesuai dengan kapasitas perusahaan.

• Penetration Pricing
Merupakan strategi penetapan harga yang serendah – rendahnya yang bertujuan untuk mencapai volume penjualan sebesar – besarnya dalam waktu singkat.

e. Mempertimbangkan Politik Pemasaran Perusahaan
Dalam menentukan harga harus dipertimbangkan kebijaksanaan dalam bidang – bidang lainya, misalnya ; distribusi, promosi, produk lainya.
0 komentar Read More

Faktor yang mempengaruhi tingkat harga

Harga

Sebelum mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengeruhi tingkat harga, kita harus mengetahui apa sih definisi dari harga? Harga adalah jumlah uang ( ditambah beberapa barang kalau mungkin ) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.

Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Harga

a. Keadaan Perekonomian
Keadaan perekonomian sangat berpengaruh terhadap tingkat harga. Misalnya: keadaan resesi harga akan turun

b. Penawaran dan permintaan
Bila permintaan banyak harga cenderung naik, bila penawaran meningkat harga cenderung turun.

c. Elastisitas Permintaan
- Inelastis : perubahan harga akan mengakibatkan perubahan lebih kecil pada volume penjualan.
- Elastis : Perubahan harga akan menyebabkan terjadinya perubahan volume penjualan dalam perbandingan yang lebih besar.

d. Persaingan

e. Biaya
Biaya merupakan dasar dalam penentuan harga, sebab bila harga yang ditetapkan tidak dapat menutup biaya maka perusahaan akan rugi.

f. Tujuan Perusahaan
Penentapan harga suatu barang sering dikaitkan dengan tujuan yang akan dicapai oleh perusahaan.
Tujuan perusahaan antara lain :
- Laba maximum
- Volume penjualan
- Penguasaan pasar
- Kembalinya modal yang tertanam.

g. Peraturan Pemerintah
Peraturan pemerintah juga merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan. Misalnya pemerintah menetapkan harga maximum dan harga minimum.
1 komentar Read More

Tahap – tahap pengembangan produk baru

Tahap – tahap pengembangan produk baru

1. Mencari ide tentang produk baru
Sumber – sumber ide dari dalam perusahaan
- Staf penelitian
- Karyawan
- Salesman
Sumber ide dari luar perusahaan
- Langganan
- Pesaing
- Penyalur
- Konsultan
- Lembaga pemerintah

2. Menyaring ide – ide
Setelah dikumpulkan, ide – ide tersebut kemudian disaring untuk menentukan ide – ide mana yang akan dipilih. Penyaringan ini dilakukan oleh manager dan staf ahli.

3. Mengadakan Analisa.
Tahap berikutnya kita menganalisa. Di sini kita menguji kemampuan laba potensial dari ide product baru. Hal ini penting agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

4. Melaksanakan Pengembangan Barang
Ide barang baru setelah dianalisa kemudian diterapkan pada barang secara phisik. Dibuat contoh barangnya, bila ada kesalahan / kekurangan secepatnya diperbaiki.

5. Test Pemasaran
Test ini diterapkan pada daerah tertentu. Test ini bertujuan untuk mengetahui tentang potensi penjualan produk baru, untuk mengetahui kesalahan – kesalahannya ataupun untukl mengetahui strategi pemasaran yang seharusnya.

6. Memproduksi dan Memasarkan Barang
Bila telah melalui semua test – test, maka tahap akhir adalah memproduksi secara besar – besaran dan memasarkannya. Dalam hal ini perlu diperhatikan waktu pengenalannya.

7. Kriteria Barang Baru Yang Akan Dikembangkan
- Permintaan pasar harus efektif
- Harus disesuaikan dengan lingkungan sosial
- Harus menguntungkan
- Tidak melanggar hukum
- Harus sesuai dengan tujuan perusahaan
1 komentar Read More

4 TIPE KEPRIBADIAN MANUSIA

4 TIPE KEPRIBADIAN MANUSIA

Kali ini kita akan mengupas tentang 4 tipe kepribadian manusia. Sadarkah kita bahwa setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda? ini lah 4 tipe kepribadian manusia :

1. Tipe Koleris
Dalam kehidupannya, tipe koleris senang sekali mengerjakan perkerjaan dengan cara nya sendiri hingga tuntas. Walaupun ada manualnya, tipe ini tetap pada pendiriannya mengerjakan dengan cara nya sendiri. Koleris merupakan sosok yang suka mengatur orang lain namun tidak suka di paksa-paksa dalam melakukan sesuatu.

2.Tipe Sanguin
Seorang sanguin merupakan sosok yang selalu mencari cara yang menyenagkan dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan. Apabila pekerjaan yang ia lakukan sangat menyenangkan seorang sanguin bisa tidak ingat waktu. kekurangan dari tipe sanguin ini adalah suka menunda nunda perkerjaan bahkan kerap melupakan perkerjaan yang telah dilakukannya. Bekerja tanpa rencana dan sering meremehkan pekerjaan yang ia lakukan. Apabila di keramaian sosok ini kerap muncul lebih dominan atau paling menonjol sehingga menarik perhatian.

3. Tipe Melankolis
Seseorang yang memiliki tipe melankolis cenderung senang dengan kerapian dan sistematis. Bila ada manualnya, maka ia melakukan pekerjaan mengikuti 100% benar. Seorang melankolis bekerja sangat tekun dan serius, apabila ada seorang bawahan yang melenceng atau tidak melakukan sesuatu yang dikehendakinya maka dia akan muram sepanjang hari. Seorang melankolis sangat mudah tersentuh perasaannya.

4. Tipe Plegmatis
Plegmatis merupakan tipe kepribadian yang dimiliki oleh orang yang cenderung hampir tidak pernah marah. Seorang plegmatis menyenangkan bagi semua orang. Ia tidak suka menonjol di keramaian. Selalu menerima pendapat orang lain walaupun terkadang pendapat tersebut belum tentu dikerjakannya. Namun seorang plegmatis seperti tidak memiliki ambisi terkesan sangat santai dalam menjalani hidupnya. Dalam melakukan pekerjaan seorang plegmatis memilih jalan yang paling mudah. Terkadang melalui jalan pintas.

Namun, dari ke 4 tipe yang dijelaskan diatas bukan berarti kita hanya memiliki 1 dari ke 4 tipe kepribadian ini. Pada dasarnya manusia memiliki 4 tipe kepribadian ini, namun persentase dari masing-masing kepribadian ini berbeda. So, tipe kepribadian yang mana yang paling menonjol dalam diri Anda?
0 komentar Read More

Makalah Perbankan Tentang Dana Bank

Makalah Perbankan Tentang Dana Bank

DEFINISI BANK

Berbagai penulis buku – buku perbankan tidak selalu sama dalam memberikan definisi (batasan, pengertian) atau arti bank.
Perpustakaan Inggris kuno menjelaskan arti bank secara singkat sebagai berikut :

a. Tugas perbankan terutama menghimpun uang pihak ketiga

b. Sedangkan beberapa penulis Eropa lainnya menitikberatkan tugas bank sebagai badan perantara untuk menyalurkan penawaran dan permintaan kredit pada waktu yang ditentukan.

c. Menurut Macleod dalam bukunya “The theory and practice of banking” (1856), tugas bank adalah “a business of a banker is essentially to create credit”. Semudah mungkin menciptakan kredit. Dijelaskan, bankir adalah pengusaha yang membeli uang dan pinjaman dengan cara menciptakan pinjaman lainnya, atau “a banker is a trader whose business is to buy money and debts by creating other debts”.

d. R. G. Hawtrey dalam karyanya “Currency and Credit” yang diterbitkan pada tahun 1919 berpendapat, uang di tangan masyarakat bertugas sebagai alat penukar (medium of exchange) dan sebagai alat untuk mengukur nilai (standard of value). Masyarakat memperoleh alat penukar berdasarkan kredit yang disalurkan oleh suatu badan usaha perantara yang memperdagangkan utang ataupun piutang.

e. A. Hahn di dalam bukunya “Volkswirtschaftliche Theorie des Bank kredits” yang diterbitkan pada tahun 1920 berpendapat, tugas bank terletak pada pemberian pinjaman dengan cara menciptakan pinjaman dari simpanan yang dipercayakan.

f. Prof. G. M. Verryn Stuart di dalam bukunya “Bank Politik” mengatakan, bank adalah suatu badan yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan kredit, baik dengan alat – alat pembayarannya sendiri atau uang yang diperolehnya dari orang lain, maupun dengan jalan memperedarkan alat – alat penukar baru berupa uang giral.

g. Menurut Undang – undang Pokok perbankan 1967 pasal 1a, bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa – jasa dalam lalulintas pembayaran dan peredaran uang.

h. Bank merupakan salah satu badan usaha lembaga keuangan yang bertujuan memberikan kredit dan jasa – jasa. Adapun pemberian kredit itu dilakukan baik dengan modal sendiri atau dengan dana – dana yang dipercayakan oleh pihak ketiga maupun dengan jalan memperedarkan alat – alat pembayaran baru berupa uang giral.

3 komentar Read More

Makalah Keuangan Tentang Dampak Pengangguran Perekonomian Indonesia

Makalah Keuangan Tentang Dampak Pengangguran Perekonomian Indonesia

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian

Pembangunan suatu Negara merupakan bagian penting dari pembangunan nasional dengan tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbicara tentang pembangunan nasional tidak tersepas dari pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menaikkan mutu hidup rakyat.
Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi. Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional[1]. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Salah satu masalah perekonomian yang dihadapi oleh Indonesia adalah masalah pengangguran. Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan.
Pengangguran terjadi disebabkan antara lain, yaitu karena jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari jumlah pencari kerja. Juga kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan pasar kerja. Selain itu juga kurang efektifnya informasi pasar kerja bagi para pencari kerja. Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan terjadinya pemutusan hubungan kerja, yang disebabkan antara lain; perusahaan yang menutup/mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif; peraturan yang menghambat inventasi; hambatan dalam proses ekspor impor, dan lain-lain.
Penelitian Biro Pusat Statistik (BPS) membedakan angkatan kerja menjadi penduduk yang bekerja dan penduduk yang mencari pekerjaan atau dapat di sebut sebagai pengangguran terbuka. Pengertian BPS tentang angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (10 tahun ke atas) yang bekerja atau punya pekerjaan sementara tidak bekerja dan yang mencari pekerjaaan. Sedangkan yang di maksud bukan angkatan kerja adalah penduduk usia kerja yang kegiatannya tidak bekerja maupun mencari kerja. Mereka adalah penduduk dengan kegiatan sekolah, menjurus rumah tangga tanpa mendapat upah dan tidak mampu melakukan kegiatan seperti pension atau cacad jasmani.
Data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini sangat boleh jadi masih lebih rendah daripada kenyataan riil yang ada di lapangan. Bisa saja dalam kenyataannya angka pengangguran di Indonesia masih lebih tinggi dari data dan angka resmi itu.

0 komentar Read More

Makalah Hukum Asuransi Kesehatan

Makalah Hukum Asuransi Kesehatan

PEMBAHASAN
Pengertian
A.1. Asuransi
Asuransi atau dalam bahasa Belanda "verzekering" berarti pertanggungan. Dalam suatu asuransi terlibat dua pihak, yaitu: yang satu sanggup menanggung atau menjamin, bahwa pihak lain akan mendapat penggantian suatu kerugian, yang mungkin akan ia derita sebagai akibat dari suatu peristiwa yang semula belum tentu akan terjadi atau semula belum dapat ditentukan saat akan terjadinya.
Suatu kontra prestasi dari pertanggungan ini, pihak yang ditanggung itu, diwajibkan membayar sejumlah uang kepada pihak yang menanggung. Uang tersebut akan tetap menjadi milik pihak yang menanggung, apabila kemudian ternyata peristiwa yang dimaksud itu tidak terjadi.
Ini disebutkan dalam pasal 246 Kitab Undang-undang Perniagaan atau Wetboek van Koophandel, yang menentukan bahwa asuransi pada umunya adalah suatu persetujuan dimana pihak yang menjamin berjanji kepada pihak yang dijamin, untuk menerima sejumlah uang premi sebagai pengganti kerugian, yang mungkin akan diderita oleh yang dijamin, karena akibat dari suatu peristiwa yang belum jelas akan terjadi.

A.2. Polis Asuransi
Polis asuransi adalah suatu kontrak yakni suatu perjanjian yang sah antara penanggung (dalam hal ini perusahaan asuransi) dengan tertanggung, dimana pihak penanggung bersedia menanggung sejumlah kerugian yang mungkin timbul dimasa yang akan datang dengan imbalan pembayaran (premi) tertentu dari tertanggung.

A.3. Premi Asuransi
Menurut Subagyo, dkk. (1998:84) mendefinisikan premi asuransi adalah sebagai uang yang dibayarkan oleh tertanggung kepada perusahaan asuransi yang dapat ditentukan dengan cara tertentu.


2 komentar Read More

Makalah Hukum Tentang Cyber Law

Makalah Hukum Tentang Cyber Law


TINJAUN PUSTAKA

2.1 Pengertian Cyber Law
Secara akademis, terminologi ”cyber law” tampaknya belum menjadi terminologi yang sepenuhnya dapat diterima. Hal ini terbukti dengan dipakainya terminologi lain untuk tujuan yang sama seperti The law of the Inlernet, Law and the Information Superhighway, Information Technology Law, The Law of Information, dan sebagainya.
Cyber Law adalah aspek hukum yang ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai online dan memasuki dunia cyber atau maya. Cyber Law sendiri merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace Law.

2.2 Perkembangan Cyber Law di Indonesia
Di Indonesia sendiri tampaknya belum ada satu istilah yang disepakati atau paling tidak hanya sekedar terjemahan atas terminologi ”cyber law”. Sampai saat ini ada beberapa istilah yang dimaksudkan sebagai terjemahan dari ”cyber law”, misalnya, Hukum Sistem Informasi, Hukum Informasi, dan Hukum Telematika (Telekomunikasi dan Informatika). Bagi penulis, istilah (Indonesia) manapun yang akan dipakai tidak menjadi persoalan. Yang penting, di dalamnya memuat atau membicarakan mengenai aspek-aspek hukum yang berkaitan dengan aktivitas manusia di Internet. Oleh karena itu dapat dipahami apabila sampai saat ini di kalangan peminat dan pemerhati masalah hukum yang berikaitan dengan Internet di Indonesia masih menggunakan istilah ”cyber law”.

0 komentar Read More

Makalah Keprotokolan di Mahkamah Agung

Makalah Keprotokolan di Mahkamah Agung


PEMBAHASAN


2.1 Pengertian, Asas, Tujuan, dan Ruang lingkup Keprotokolan

UU.RI nomor 9 Tahun 2010 Pasal 1 :
1) Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yag berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi Tata Tempat, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan / atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan, atau masyarakat.

2) Acara Kenegaraan adalah acara yang diatur dan dilaksanakan oleh panitia negara secara terpusat, dihadiri oleh Presidn dan/ atau Wakil Presiden, serta pejabat negara dan if undangan lain.

3) Acara Resmi adalah acara yang diatur dan dilaksanakan oleh pemerintah atau lembaga negara dalam melaksanakan tugas dan fungsi tertentu dan dihadiri oleh pejabat negara dan / atau pejabat pemerintahan serta undangan lain.

4) Tata Tempat adalah pengaturan tempat bagi pejabat negara, pejabat pemerintahan, perwakilan negara asing dan/atau organisasi internasional, serta tokoh masyarakat tertentu dalam acara kenegaraan atau acara resmi.

5) Tata Upacara adalah aturan untuk melaksanakan upcara dalam acara kenegaraaan atau acara resmi.

6) Tata Penghormatan adalah aturan untuk melaksaanakan pemberian hormat bagi pejabat negara, pejabat pemerintahan, perwakilan negara asing dan/ atau organisasi internasional, dan tokoh masyarakat tertentu dalam acara kenegaraan atau acara resmi.

1 komentar Read More

Makalah Hukum Tentang Asuransi Jiwa Alianz

Makalah Hukum Tentang Asuransi Jiwa Alianz

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Manusia pada dasarnya dibekali sifat-sifat yang lebih dari pada makhluk lain dalam mencari upaya guna memenuhi kebutuhanya. Apabila semua kebutuhan primer dan sekundernya sudah terpenuhi maka untuk menjaga diri sendiri dan barang-barang yang dimiliki, seseorang membutuhkan keamanan untuk mengatasi rasa tidak aman atau risiko dalam menjalani kehidupan. Manusia akan berupaya untuk menanggulangi rasa tidak aman tersebut. Usaha dan upaya manusia untuk menghindari rasa tidak aman atau resiko tersebut merupakan cikal bakal perasuransian yang dikelola sebagai sesuatu kegiatan untuk menutupi kekurangan manusia itu sendiri dalam menanggulangi resikonya tersebut.

Dalam kegiatan perasuransian tersebut terdapat cara memilih produk asuransi sesuai kebutuhan yang benar-benar kita butuhkan, jangan sampai investasi asuransi yang kita lakukan salah dalam menentukan asuransi yang kita pakai untuk menanggulangi risiko yang kita dapatkan.


1.2 Perumusan Masalah

Dalam uraian latar belakang di atas ada beberapa masalah untuk mengetahui asuransi jiwa di Indonesia.
Masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah :
• Apa itu Asuransi ?
• Apa saja manfaat asuransi ?
• Apakah ada peraturan tentang perasuransian di Indonesia?
• Apa itu Asuransi jiwa dan Asuransi jiwa Allianz?

0 komentar Read More

Makalah Perbankan Tentang Tingkat Kesehatan Bank

Makalah Perbankan Tentang Tingkat Kesehatan Bank


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Kebijakan perbankan yang dikeluarkan dan dilaksanankan oleh Bank Indonesia pada dasarnya adalah ditujukan untuk menciptakan dan memelihara kesehatan, baik secara individu maupun perbankan sebagai suatu sistem. Kesehatan atau kondisi keuangan dan non keuangan bank merupakan kepentingan semua pihak terkait, baik pemilik, pengelola (manajemen) bank, masyarakat pengguna jasa bank, Bank Indonesia selaku otoritas pengawasan bank dan pihak lainnya.
Kondisi bank tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihak tersebut untuk mengevaluasi kinerja bank dalam menerapkan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan manajemen risiko. Perkembangan industri perbankan, terutama produk dan jasa yang semakin kompleks dan beragam akan meningkatkan eksposur risiko yang dihadapi bank. Perubahan eksposur risiko bank dan penerapan manajemen risiko akan mempengaruhi profil risiko bank yang selanjutnya berakibat pada kondisi bank secara keseluruhan.
Perkembangan metodologi penilaian kondisi bank senantiasa bersifat dinamis sehingga sistem penilaian tingkat kesehatan bank harus diatur kembali agar lebih mencerminkan kondisi bank saat ini dan di waktu yang akan datang. Pengaturan kembali tersebut antara lain meliputi penyempurnaan pendekatan penilaian (kualitatif dan kuantitatif) dan penambahan faktor penilaian.
Bagi perbankan, hasil akhir penilaian kondisi bank tersebut dapat digunakan sebagai salah satu sarana dalam menetapkan strategi usaha di waktu yang akan datang. Sedangkan bagi Bank Indonesia, antara lain digunakan sebagai sarana penetapan dan implementasi strategi pengawasan bank. Agar pada waktu yang ditetapkan bank dapat menerapkan sistem penilaian tingkat kesehatan bank sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia ini, maka perbankan perlu melakukan langkah-langkah persiapan dalam menerapkan sistem tersebut.

0 komentar Read More

Makalah Perbankan Tentang Kartu Kredit

makalah perbankan tentang kartu kredit


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kemajuan teknologi informasi dan tuntutan zaman yang serba instant menimbulkan satu tren baru dalam dunia perdagangan. Dahulu kala jual-beli terjadi dalam satu majelis tempat antara pejual dan pembeli namun di masa kini proses jual-beli dapat terjadi meskipun penjual dan pembeli tidak berada dalam satu majelis tempat. Kartu kredit adalah kartu yang diterbitkan oleh perusahaan yang memberikan jasa kredit dalam artian memberikan kemudahan dalam proses peminjaman uang untuk nasabahnya.

Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat melakukan bermacam-macam hal, salah satunya adalah menggunakan kartu kredit. Namun, tidak banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan yang luas mengenai kartu kredit. Oleh karena itu, kami berharap dengan adanya makalah ini pembaca mendapatkan pengetahuan mengenai kartu kredit.

B. Perumusan Masalah

Dalam latar belakang di atas, ada banyak permasalahan yang perlu diketahui tentang kartu kredit. Dalam perkembangan makalah dapat kita kembangkan dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini :

1. Bagaimana cara kerja dari kartu kredit?

2. Berapa beban bunga yang dibebankan kepada nasabah?

3. Apa keuntungan dan kerugian dari kartu kredit?

4. Siapa saja yang terlibat dalam penggunaan kartu kredit?

5. Bagaimana langkah-langkah transaksi dari kartu kredit?

6. Bagaimana keamanan dari kartu kredit?

7. Apa kontroversi dari kartu kredit?



2 komentar Read More

Marketing Mix

marketing mix

Marketing Mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yakni : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi.

a. Produk

Dalam produk termasuk perencanaan dan pengembangan produk. Untuk barang konsumsi bentuk fisik sangat menentukan pembelian.
- Brand Name, merupakan hal penting
- Untuk barang industri nama perusahaan yang lebih penting
- Garansi dan after sale service

b. Harga

Dalam menentukan harga, management harus menentukan harga dasar dari produknya. Untuk barang – barang industri harga berorientasi pada biaya.
Dalam menentukan harga juga harus diperhatikan tujuan perusahaan, misalnya:
- Maxixmumisasi penjualan
- Menguasai persaingan
- Memperbaiki dan memperbesar market share

c. Promosi

- Untuk barang industri ditekankan pada personal selling. Juga promosi penjualan seperti pameran dan peragaan.
- Untuk barang konsumsi promosinya berupa :
- Promosi penjualan, seperti : kupon, sampel
- Advertising

d. Distribusi

Barang konsumsi biasanya dijual melalui perantara. Barang industri biasanya tidak menggunakan perantara.
Dalam menyalurkan barang harus diperhatikan alat transportasi seperti :
- Kereta api
- Pesawat udara
- Kapal
- Truk
- Pipa, dan lain – lain
0 komentar Read More

Marketing Targetting

marketing targetting

Marketing Targetting Adalah penentuan berapa banyak segment pasar yang akan dimasuki perusahaan dan memilih segment yang paling baik.

Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut :
o Perusahaan yang tidak membuat segmentasi pasar, jadi menganggap semua pasar sama dan memakai hanya satu marketing strategi ( undifferentiated market )
o Differentiated market adalah perusahaan memilih beberapa segment dan memakai marketing strategi yang sesuai untuk tiap – tiap segment
o Concertrated marketing adalah dari berbagai segment yang ada, perusahaan memilih satu segment dan memakai marketing strategi yang terbaik.
1 komentar Read More

Segmentasi Pasar

Segmentasi Pasar

Market Segmentation merupakan sekelompok orang atau organisasi yang mempunyai karakteristik yang sama sehingga mereka mempunyai kebutuhan yang sama.
Market Segmentasi dapat diartikan sebagai aktivitas membagi – bagi pasar kedalam grup – grup yang mungkin memerlukan strategi pemasaran yang berbeda.


Manfaat Segmentasi Pasar

a. Menyalurkan uanga dan usaha ke pasar potensial yang paling menguntungkan
b. Merencanakan produk yang dapat menguntungkan pasar
c. Menentukan cara – cara promosi yang paling tepat
d. Memilih media advertensi yang lebih baik dan menentukan bagaimana mengalokasikan anggaran ke berbagai media
e. Pengaturan waktu yang lebih effisien
1 komentar Read More

Pengertian Saham

pengertian saham


1. Saham preferent
Saham preferen (preferred stock) adalah saham yang disertai dengan preferensi tertentu di atas saham biasa dalam hal pembagian dividend an pembagian kekayaan dalam pembubaran perusahaan. Saham preferen ini biasanya memberikan dividen yang tetap setiap tahunnya seperti hal nya obligasi. Pada umumnya saham preferen ini tidak mempunyai hari jatuh (perpetuity).

2. Saham biasa
Penentuan besarnya rate of return dan nilai dari saham biasa (common stock) lebih sukar dibandingkan obligasi dan saham preferen, karena:
a. Forecasting dari pendapatan, dividend dan harga saham diwaktu yang akan datang adalah sukar.
b. Tidak seperti halnya dengan bunga dan dividend preferen, pendapatan dan dividend saham biasa diharapkan meningkat setiap tahunnya, dan tidak tetap konstan.

Nilai investasi dari selembar saham biasa tergantung kepada jumlah pendapatan dalam rupiah yang diharapkan akan diterima oleh seorang investor kalau dia membeli saham tersebut. Dengan demikian maka nilai dari suatu saham ditentukan oleh besarnya dividend yang diterima oleh investor selama dia mempertahankan saham tersebut plus penerimaan hasil penjualan kalau dia menjual saham tersebut. Jadi harga akhir (ending price) dari saham biasa adalah sama dengan harga permulaan ditambah dengan “capital gains” atau dikurangi dengan “capital lossess”. Capital gain akan diperoleh kalau harga pada waktu dia menjual saham lebih tinggi dari pada harga pada waktu dia membelinya dan menderita “Capital losses” kalau harga pada waktu menjual sahamnyalebih rendah dari pada harga pada waktu dia membelinya.
0 komentar Read More

Pengertian Obligasi

pengertian obligasi

Obligasi adalah surat pengakuan utang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga-lembaga lain sebagai pihak berutang yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar presentase tertentu yang tetap. Tujuan utama dari analisa efek dalam penilaian obligasi adalah “Rate of return” atau “Yield” yang diharapkan dari obligasi tersebut. Rate of return dan nilai obligasi relatif mudah ditentukan selama obligasi tersebut diperkirakan tidak akan gagal dalam pembayaran bunga secara priodik dan pembayaran modal pokoknya (principal). Discount rate yang digunakan falam penentuan nilai masing-masing obligasi adalah berbeda-beda tergantung kepada besarnya tingkat resiko yang tidak terbayarnya bunga dan principalnya.

 

1 komentar Read More

Bahaya tidur mendengkur atau mengorok

bahaya tidur mendengkur atau mengorok

Mendengkur atau mengorok kerap kali dialami sebagian orang yang sedang tidur. Dengkurang yang muncul terkadang keras bahkan sepanjang malam. “Bahkan tak jarang terjadi disharmoni antara suami dan istri yang mengakibatkan perceraian karena salah satu pasangan senantiasa mendengkur,” kata dokter spesialis telinga-hidung-tenggorokan, Arie Cahyono, dalam seminar media tentang bahaya tidur mendengkur, di Rumah Sakit Premier Bintaro, Bintaro Jaya, Tangerang. Mendengkur terjadi karena adanya penyempitan pada saluran napas, sehingga membuat getaran pada langit langit tenggorokan. Beberapa gejala orang yang mengalami Obstruktuktive Sleep Apnea (OSA).

1. Rasa mengantuk berlebihan pada siang hari
2. Mendengkur dengan suara keras
3. Nafas terhenti saat tidur
4. Terbangun disertai sesak nafas
5. Mulut kering
6. Sakit kepala
7. Sering buang air kecil saat malam hari

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh OSA beragam, mulai dari lelah saat bangun tidur, ngantuk sepanjang hari, pelupa, menurunnya konsentrasi, penurunan prestasi kerja, mudah tersinggung, depresi, hingga sakit kepala yang biasa terjadi pada pagi hari. Hal tersebut terjadi karena kualitas tidur pada pengidap OSA otomatis menjadi buruk.

Yang lebih gawatnya, OSA juga dapat menyebabkan munculnya sejumlah penyakit lain, seperti hipertensi, jantung, stroke, dan gangguan seksual. Hal tersebut terjadi karena OSA akan membuat darah kekurangan oksigen yang berlangsung kronis, menimbulkan sel-sel peradangan, dan selanjutnya membuat pembuluh darah jadi menebal. Yang terjadi OSA memperberat kerja jantung dan membuat stres organ lain, seperti jantung, otak, pembuluh darah, serta organ lainnya.
2 komentar Read More