Tampilkan postingan dengan label marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label marketing. Tampilkan semua postingan

Jenis Potongan Harga

Jenis Potongan Harga

a. Potongan Kuantitas
Adalah potongan yang ditawarkan oleh penjual agar konsumen bersedia membeli dalam jumlah yang lebih besar. Potongan ini dapat berupa rupiah atau satuan barang

o Potongan Kuantitas Non-kumulatif
Potongan didasarkan pada pesanan terhadap suatu barang dalam jumlah yang besar.
Misalnya : membeli satu buah kemeja Rp. 10.000,- bila membeli tiga buah kemeja = Rp. 25. 000,-
o Potongan Kuantitas Kumulatif
Potongan didasarkan pada volume total yang dibeli dalam satu periode tertentu. Ini penting untuk mengikat pembeli.

b. Potongan Dagang
Yaitu potongan yang ditawarkan kepada pembeli atas pembuyaran fungsi – fungsi marketing yang mereka lakukan.
Misalnya : pabrik memberikan potongan 40% dan 10%. Bila harga Rp. 4.000,- maka retailer harus membayar wholesaler Rp. 2.400,- ( - 40% ) dan wholesaler membayar Rp. 2.160,- ( Rp. 2.400 - 10% ) kepabrik.


c. Potongan Tunai
Adalah potongan yang diberikan kepada pembeli atas pembayaran rekeningnya tepat pada waktunya.
Misalnya : pembeli membeli Rp. 100.000 dengan syarat 2/10, n/30 pada tanggal 13 Agustus. Pembeli akan memperoleh potongan 2% (Rp. 2.000) bila membayar dalam waktu sebelum 10 hari setelah pembelian dan selambat-lambatnya harus di bayar dalam waktu 30 hari setelah pembelian.

d. Potongan Musiman
Adalah potongan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli yang melakukan pembelian di luar musim tersebut.
Misalnya : untuk pembelian jas hujan di musim panas mendapat potongan 5%.

e. Promotional Allowance
Adalah potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada pembeli yang ikut mempromosikan.

f. Brokerage Allowance
Adalah potongan yang diberikan kepada perantara yang ikut mendistribusikan produk

g. Product Allowance
Adalah sejumlah pengurangan dari harga jual semestinya karena membeli barang dalam keadaan tidak normal.

h. Jenis Penentuan Harga Secara Geografis
o Free On Board Point Of Origin
Pembeli nanggung semua ongkos angkut
o Free On Board Destination
Penjual menanggung semua ongkos angkut dan keamanan
o Uniform Delivered Pricing
Semua pembeli menanggung ongkos kirim yang sama besarnya dimanapun mereka membeli
o Zone Delivered Pricing
Daerah penjualan dibagi – bagi kedalam beberapa wilayah, setiap wilayah ditetapkan harga seragam
o Freight Obsorption Pricing
Penjual menetapkan harga yang sama besarnya dengan harga pabrik + ongkos kirim dari perusahaan saingan ketempat pembeli terdekat dari
perusahaan saingan. Tujuannya agar dapat bersaing dengan perusahaan yang dekat pembeli.
o Basing Point Pricing
Penjual menentukan tempat yang dipilih untuk menentukan harga jual ( base point ). Harga jual = harga pabrik + ongkos kirim dari base point.
2 komentar Read More

Saluran Distribusi

Saluran Distribusi

1. Definisi Saluran Distribusi
Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen ke konsumen.
Lembaga – lembaga yang ikut ambil bagian pada saluran distribusi ;
o Produsen
o Perantara ( pedagang / agen )
o Konsumen

2. Alasan Menggunakan Perantara.
Adalah untuk meningkatkan efisiensi distribusi

3. Faktor Pertimbangan Pemilihan Saluran Distribusi.

a. Pertimbangan Pasar
• Konsumen atau pasar industri. Bila pasar industri, pengecer jarang dipakai. Bila pasar konsumen dan pasar industri perusahaan akan menggunakan lebih dari satu saluran.
- Jumlah pembeli potensial. Bila sedikit akan dijual langsung
- Jumlah pesanan
- Konsentrasi Pasar
- Kebiasaan dalam pembelian, termasuk diantaranya
- Kemauan untuk membelanjakan uangnya
- Tertariknya pembeli dengan kredit
- Lebih senang melakukan pembelian
- Pembelian tidak berkali – kali
- Tertarik pada pelayanan pembeli

b. Pertimbangan Barang
- Nilai unit
Jika nilai unit rendah, salurannya panjang, jika nilai unuit tinggi salurannya pendek
- Besar dan Berat barang
Jika barangnya berat dan besar, perusahaan harus mempertimbangkan ongkos angkut agar perantara ikut menanggung
- Mudah Rusaknya barang
- Sifat Teknis
- Luasnya Product Line

c. Pertimbangan Perusahaan
- Sumber pembelanjaannya
- Pengalaman dan kemampuan management
- Faktor pengawasan saluran
- Pelayanan yang diberikan oleh penjual

d. Pertimbangan Perantara
- Pelayanan yang diberikan perantara
- Kegunaan perantara
- Sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen
- Volume penjualan
- Ongkos

4. Jenis Saluran Distribusi.

a. Untuk Barang konsumsi
- Produsen – konsumen
- Produsen – pengecer – konsumen
- Produsen – pedagang besar – pengecer – konsumen
- Produsen – agen – pengecer – konsumen
- Produsen – agen – pedagang besar – pengecer – konsumen

b. Untuk Barang Industri
- Produsen – pemakai industri
- Produsen – distributor industri – pemakai industri
- Produsen – agen – pemakai industri
- Produsen – agen – distributor industri – pemakai industri

5. Fungsi – fungsi saluran distribusi :

a. Fungsi Pertukaran
- Pembelian
- Penjualan
- Pengambilan resiko

b. Fungsi Penyediaan Fisik
- Pengumpulan
- Penyimpanan
- Pemilihan
- Pengangkutan

c. Fungsi Penunjang
- Pelayanan pembeli
- Pembelanjaan
- Penyebaran informasi
- Koordinasi saluran
1 komentar Read More

Peran, Tujuan, dan Prosedur penetapan harga

Peran, Tujuan, dan Prosedur penetapan harga

1. Peranan Harga.

a. Dalam Perekonomian
Mempengaruhi tingkat upah, sewa, bunga dan laba atas faktor – faktor produksi.
b. Dalam Perusahaan
Mempengaruhi market share, laba perusahaan.

2. Tujuan Penetapan Harga.

a. Mendapat laba maximim
b. Mendapat pengembalian investasi
c. Mencegah atau mengurangi persaingan
d. Mempertahankan atau memperbaiki market share

3. Prosedur Penentuan Harga.

a. Mengestimasi Permintaan Barang Tertentu
Penjual mengestimasi permintaan barangnya secara total
Caranya :
o Menentukan harga yang diharapkan
o Mengestimasi volume penjualan pada berbagai tingkat harga.

b. Mengetahui Lebih Dahulu Reaksi Dalam Persaingan
Kondisi persaingan sangat mempengaruhi kebijaksanaan penentuan harga.
Adapun sumber persaingan adalah :
o Barang – barang sejenis yang dihasilkan perusahaan lain
o Barang – barang pengganti
o Barang barang lain

c. Menentukan Market Share Yang Dapat Diharapkan
Perusahaan yang agresif selalu berusaha untuk memperbesar market share. Market share diharapkan akan mempengaruhi tingkat harga karena adanya biaya – biaya produksi, promosi, expansi dan lain – lain.

d. Memilih Starategi Harga Untuk Mencapai Target Pasar
Ada 2 macam strategi :
• Skim The Cream Pricing
Merupakan penetapan harga yang setinggi – tingginya, maksudnya untuk menutupi biaya penelitian, pengembangan dan promosi.
Starategi ini sesuai untuk barang baru sebab :
o Pada tahap permulaan harga masih sangat elastis karena persaingan belum banyak
o Dapat membagi pasar berdasarkan tingkat penghasilan yaitu menjual barang baru pada segmen berpenghasilan tinggi
o Dapat berfungsi untuk berjaga – jaga terhadap kekeliruan penetapan harga
o Dapat menghasilkan laba yang tinggi
o Harga tinggi dapat membatasi permintaan sesuai dengan kapasitas perusahaan.

• Penetration Pricing
Merupakan strategi penetapan harga yang serendah – rendahnya yang bertujuan untuk mencapai volume penjualan sebesar – besarnya dalam waktu singkat.

e. Mempertimbangkan Politik Pemasaran Perusahaan
Dalam menentukan harga harus dipertimbangkan kebijaksanaan dalam bidang – bidang lainya, misalnya ; distribusi, promosi, produk lainya.
0 komentar Read More

Faktor yang mempengaruhi tingkat harga

Harga

Sebelum mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengeruhi tingkat harga, kita harus mengetahui apa sih definisi dari harga? Harga adalah jumlah uang ( ditambah beberapa barang kalau mungkin ) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.

Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Harga

a. Keadaan Perekonomian
Keadaan perekonomian sangat berpengaruh terhadap tingkat harga. Misalnya: keadaan resesi harga akan turun

b. Penawaran dan permintaan
Bila permintaan banyak harga cenderung naik, bila penawaran meningkat harga cenderung turun.

c. Elastisitas Permintaan
- Inelastis : perubahan harga akan mengakibatkan perubahan lebih kecil pada volume penjualan.
- Elastis : Perubahan harga akan menyebabkan terjadinya perubahan volume penjualan dalam perbandingan yang lebih besar.

d. Persaingan

e. Biaya
Biaya merupakan dasar dalam penentuan harga, sebab bila harga yang ditetapkan tidak dapat menutup biaya maka perusahaan akan rugi.

f. Tujuan Perusahaan
Penentapan harga suatu barang sering dikaitkan dengan tujuan yang akan dicapai oleh perusahaan.
Tujuan perusahaan antara lain :
- Laba maximum
- Volume penjualan
- Penguasaan pasar
- Kembalinya modal yang tertanam.

g. Peraturan Pemerintah
Peraturan pemerintah juga merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan. Misalnya pemerintah menetapkan harga maximum dan harga minimum.
1 komentar Read More

Tahap – tahap pengembangan produk baru

Tahap – tahap pengembangan produk baru

1. Mencari ide tentang produk baru
Sumber – sumber ide dari dalam perusahaan
- Staf penelitian
- Karyawan
- Salesman
Sumber ide dari luar perusahaan
- Langganan
- Pesaing
- Penyalur
- Konsultan
- Lembaga pemerintah

2. Menyaring ide – ide
Setelah dikumpulkan, ide – ide tersebut kemudian disaring untuk menentukan ide – ide mana yang akan dipilih. Penyaringan ini dilakukan oleh manager dan staf ahli.

3. Mengadakan Analisa.
Tahap berikutnya kita menganalisa. Di sini kita menguji kemampuan laba potensial dari ide product baru. Hal ini penting agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

4. Melaksanakan Pengembangan Barang
Ide barang baru setelah dianalisa kemudian diterapkan pada barang secara phisik. Dibuat contoh barangnya, bila ada kesalahan / kekurangan secepatnya diperbaiki.

5. Test Pemasaran
Test ini diterapkan pada daerah tertentu. Test ini bertujuan untuk mengetahui tentang potensi penjualan produk baru, untuk mengetahui kesalahan – kesalahannya ataupun untukl mengetahui strategi pemasaran yang seharusnya.

6. Memproduksi dan Memasarkan Barang
Bila telah melalui semua test – test, maka tahap akhir adalah memproduksi secara besar – besaran dan memasarkannya. Dalam hal ini perlu diperhatikan waktu pengenalannya.

7. Kriteria Barang Baru Yang Akan Dikembangkan
- Permintaan pasar harus efektif
- Harus disesuaikan dengan lingkungan sosial
- Harus menguntungkan
- Tidak melanggar hukum
- Harus sesuai dengan tujuan perusahaan
1 komentar Read More

Marketing Mix

marketing mix

Marketing Mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yakni : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi.

a. Produk

Dalam produk termasuk perencanaan dan pengembangan produk. Untuk barang konsumsi bentuk fisik sangat menentukan pembelian.
- Brand Name, merupakan hal penting
- Untuk barang industri nama perusahaan yang lebih penting
- Garansi dan after sale service

b. Harga

Dalam menentukan harga, management harus menentukan harga dasar dari produknya. Untuk barang – barang industri harga berorientasi pada biaya.
Dalam menentukan harga juga harus diperhatikan tujuan perusahaan, misalnya:
- Maxixmumisasi penjualan
- Menguasai persaingan
- Memperbaiki dan memperbesar market share

c. Promosi

- Untuk barang industri ditekankan pada personal selling. Juga promosi penjualan seperti pameran dan peragaan.
- Untuk barang konsumsi promosinya berupa :
- Promosi penjualan, seperti : kupon, sampel
- Advertising

d. Distribusi

Barang konsumsi biasanya dijual melalui perantara. Barang industri biasanya tidak menggunakan perantara.
Dalam menyalurkan barang harus diperhatikan alat transportasi seperti :
- Kereta api
- Pesawat udara
- Kapal
- Truk
- Pipa, dan lain – lain
0 komentar Read More

Marketing Targetting

marketing targetting

Marketing Targetting Adalah penentuan berapa banyak segment pasar yang akan dimasuki perusahaan dan memilih segment yang paling baik.

Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut :
o Perusahaan yang tidak membuat segmentasi pasar, jadi menganggap semua pasar sama dan memakai hanya satu marketing strategi ( undifferentiated market )
o Differentiated market adalah perusahaan memilih beberapa segment dan memakai marketing strategi yang sesuai untuk tiap – tiap segment
o Concertrated marketing adalah dari berbagai segment yang ada, perusahaan memilih satu segment dan memakai marketing strategi yang terbaik.
1 komentar Read More

Segmentasi Pasar

Segmentasi Pasar

Market Segmentation merupakan sekelompok orang atau organisasi yang mempunyai karakteristik yang sama sehingga mereka mempunyai kebutuhan yang sama.
Market Segmentasi dapat diartikan sebagai aktivitas membagi – bagi pasar kedalam grup – grup yang mungkin memerlukan strategi pemasaran yang berbeda.


Manfaat Segmentasi Pasar

a. Menyalurkan uanga dan usaha ke pasar potensial yang paling menguntungkan
b. Merencanakan produk yang dapat menguntungkan pasar
c. Menentukan cara – cara promosi yang paling tepat
d. Memilih media advertensi yang lebih baik dan menentukan bagaimana mengalokasikan anggaran ke berbagai media
e. Pengaturan waktu yang lebih effisien
1 komentar Read More

Perilaku Pembeli dan Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Membeli

Perilaku Pembeli

Perusahaan memproduksi barang – barang dengan tujuan untuk dijual ke konsumen. Agar barang tersebut dapat laku dijual, manager pemasaran perusahaan harus memperhatikan faktor – faktor yang mempengaruhi keputusan membeli. Dengan memperhatikan prilaku pembeli perusahaan dapat menentukan program marketing mixnygengan lebih efisien dan juga dapat mengetahui kesempatan baru yaitu konsumen yang belum terpenuhi kebutuhannya.


Faktor – faktor yang mempengaruhi keputusan membeli adalah :
1. Kebudayaan
Kebudayaan adalah simbol dan fakta yang kompleks yang diciptakan oleh manusi, diturunkan dari generasi sebagai penentu dan pengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat yang ada.
- Simbol tersebut dapat berupa : sikap, pendapat, kepercayaan, nilai bahasa, agama, dan lain – lain ( tidak dapat dilihat )
- Simbol yang nyata : alat – alat, produk, bentuk rumah dan lain – lain.

2. Kelas Sosial
Pada pokoknya masyarakat dapat dikelompokkan kedalam :
- Golongan atas : pengusaha kaya, pejabat tinggi
- Golongan menengah : pegawai intansi pemerintah, pengusaha menengah
- Golongan rendah : buruh – buruh, pegawai rendah, tukang becak, pdagang kecil, dan sebagainya.
Setiap kelas mempunyai perbedaan baik dalam kemampuan membeli ataupun dalam tingkat kebutuhannya.
A. Kelompok Referensi Kecil
Tingkah laku pembeli kadang – kadang dipengaruhi oleh kelompok kecil dimana ia terlibat, misalnya : serikat buruh, tim olah raga, tetangga, perkumpulan agama dan lain lain. Setiap kelompok biasanya mempunyai leader opinion yang pendapatannya dapat mempengaruhi anggotanya.
B. Keluarga
Keadaan / situasi keluarga mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian.
Hal hal yang harus diperhatikan dalam keputusan membeli adalah :
- Siapa yang mempengaruhi keputusan untuk membeli
- Siapa yang membuat keputusan untuk membeli
- Siapa yang melakukan pembelian
- Siap pemakai produknya.
Tahap – tahap dalam keluargapun mempengaruhi keputusan untuk membeli. Tahap – tahap dalam keluarga adalah :
a. Tahap Bujangan
Pada tahap ini ia hanya menanggung dirinya sendiri dan biasanya mementingkan penampilan / mode.
b. Tahap Pengantin Baru
Mereka masih muda, belum punya anak, dan keadaan keuangan lebih baik. Orientasi pembelian biasanya untuk barang – barang tahan lama yang menunjang rumah tangga. Misalnya : mebel, kompor, lemari es, rumah dan lain – lain.
c. Sarang Penuh I
Mereka adalah sepasang suami istri dengan anak dibawah 6 tahun. Orientasi pembelian biasanya pada alat – alat yang meringankan pekerjaan rumah tangga dan keperluan bayi.
d. Sarang Penuh II
Mereka adalah suami istri dengan anak berumur 6 tahun atau lebih.
e. Sarang Penuh III
Mereka adalah suami istri dengan anak yang sudah besar. Keadaan keluarga lebih baik, apalagi bila suami istri bekerja dan anak – anak sudah ada yang bekerja.
f. Sarang Kosong I
Mereka adalah suami istri dengan anak – anak yang sudah tidak ada yang tinggal dirumah, mereka biasanya karyawan senior. Keadaan keuangan baik, dan ada tabungan. Biasanya tertarik untuk berpergian / rekreasi, pembelian barang – barang mewah.
g. Sarang Kosong II
Mereka adalah suami istri dengan anak – anak yang sudah besar tidak tinggal dirumah dan pensiunan. Penghasilan mereka jauh berkurang, pengeluaran yang utama biasanya untuk perawatan kesehatan.
h. Seorang Diri, Duda atau Janda
Penghasilan jauh berkurang dan menginginkan perhatian yang lebih besar. Pengeluaran utama biasanya untuk perawatan kesehatan.

3. Pengalaman
Pengalaman mempengaruhi dalam tingkah laku pembelian. Pengalaman ini dapat diperoleh dari perbuatan masa lalu atau dapat pula dipelajari.

4. Kepribadian
Kepribadian adlah pola sifat individu yang dapat menentukan tanggapan untuk bertingkah laku. Kepribadian bermanfaat untuk menganalisa tingkah laku pembeli dengan asumsi bahwa kepribadian dapat diklasifikasikan, misalnya introvert, extrovert dan lain – lain.

5. Sikap dan Kepercayaan

6. Pengamatan
Pengamatan adalah suatu proses dengan mana pembeli menyadari dan menginterpretasikan aspek lingkungannya.

7. Motivasi
Motivasi adalah sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan suatu perbuatan.
Ada dua macam motivasi yaitu internal dan external motivasi. Menurut Maslow seseorang melakukan suatu pekerjaan dikarenakan ingin memuaskan kebutuhannya.
Adapun Hirarki kebutuhan adalah :
a. Physiological needs
b. Safety needs
c. Social needs
d. Esteem needs
e. Self actualization needs
0 komentar Read More

Perbedaan Marketing Riset dan Marketing Information System

Perbedaan Marketing Riset dan Marketing Information System

a. Marketing Research
- Penekanan pada external information
- Berkaitan dengan problem solving
- Bekerja secara terputus – putus, berdasarkan project to project basis
- Cenderung memfokuskan pada informasi masa yang lalu
- Salah satu sember informasi bagi Marketing Information System.
b. Marketing Information System
- Menangani data internal dan external
- Berkaitan dengan pencegahan dan problem solving
- Bekerja secara terus menerus
- Berorientasi masa yang akan datang
- Merupakan sistem yang besar, termasuk didalamnya Marketing Riset.

Ciri Marketing Information System yang Baik

a. Marketing Information system harus dapat mengumpulkan informasi yang dapat dengan mudah digunakan dalam pengambilan keputusan
b. Management harus jelas jenis sumber dari data – data yang diperlukan
c. System harus flexible

Data Internal yang Dibutuhkan
a. Customer Billing ( berguna untuk evaluasi penjualan dan hubungan dengan pelanggan )
b. Aktivitas penjualan
c. Stock yang tersedia
d. Production Cost
0 komentar Read More

Definisi dan Faktor Pentingnya Marketing Information System

Marketing Information System

Seorang marketing manager sering kali terlibat dalam pengambilan keputusan mengenai marketing strategi perusahaan, misalnya mengenai harga, advertising, distribusi dan keputusan – keputusan lainnya. Untuk dapat mengambil keputusan secara tepat maka ia memerlukan berbagai informasi yang relevan. Salah satu cara untuk membantu manager dalam pengambilan keputusan adalah marketing information system.

1. Definisi
System : Interaksi secara teratur atau sekelompok bagian – bagian yang saling bergantung yang membentuk suatu kesatuan secara menyeluruh.
Marketing Information System adalah sebuah struktur, interaksi yang kompleks antara manusia, mesin dan prosedur yang dimaksud untuk mengumpulkan, meneliti, menganalisa, mengevaluasi dan mendistribusikan informasi yang tepat untuk dipakai dalam pengambilan keputusan pemasaran untuk memperbaiki marketing planning dan imolementasi serta pengendaliannya.

2. Faktor penyebab pentingnya Marketing Information System
a. Marketing proses dewasa ini sangat komplex
b. Perkembangan yang terjadi pada konsumen terjadi sangat cepat
c. Terlalu banyak data yang ada di perusahaan sehingga perlu marketing information system
d. Perlu time efficiency.
0 komentar Read More

Jenis Data dalam Menentukan Riset Pemasaran

Jenis Datadalam Menentukan Riset Pemasaran

A. Data Primer
Data primer yaitu : data yang diperoleh peneliti secara langsung.
Ada berbagai cara untuk mengumpulkan data primer.
a. Metode Survey
Yaitu pengumpulan data dengan cara menginterview orang – orang / konsumen dalam jumlah terbatas ( sample ) yang dipilih dari sekumpulan orang yang lebih luas.
• Personal Interview ( wawancara pribadi )
Ini merupakan metode yang paling banyak digunakan. Pewawancara dapat mengajukan pertanyaan yang lebih banyak dan memperoleh, pengamatan lain misalnya pengamatan pribadi. Wawancara ini dapat dilakukan secara individu ataupun secara berkelompok. Kelemahan dari metode ini adalah : biaya yang dikeluarkan cukup tinggi, waktu yang diperlukan cukup banyak, kadang – kadang kita tidak dapat menggali informasi yang sebenarnya.
• Telephone Interview ( wawancara pribadi )
Metode ini sangat tepat bila perusahaan ingin mengumpulkan informasi yang cepat, keuntungan dari metode ini adalah : biayanya lebih murah dan tidak memakan waktu terlalu banyak. Kelemahan dari metode ini adalah : kurang flexible, terbatas hanya pada orang mempunyai telepon, waktunya terlalu singkat sehingga kadang – kadang informasi yang diperoleh kurang lenmgkap terutama bila yang diwawancarai tidak mengerti.
• Mail Interview ( wawancara melalui surat / pos )
Dalam metode ini perusahaan mengirimkan pertanyaan / questionnare kepada responden dan meminta mereka untuk menjawab, kemudian mengirim kembali melalui pos. Yang harus diperhatikan oleh peneliti adalah dalam membuat pertanyaan hendaklah simple, jelas, mudah dimengerti. Metode ini bila dibandingkan dengan metode wawancara melalui telepon dan wawancara pribadi maka metode ini lebih ekonomis dan tidak ada bisa / pengaruh dari pewawancara. Kelemahan dari metode ini adalah kelambatan pengembalian jawaban ataupun kecilnya jumlah jawaban yang dikembalikan oleh responden.
b. Metode Observasi
Adalah suatu cara yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dengan mengobservasi sipelakudan mencatat hasilnya.
Contohnya : Peneliti pada Hidup Baru dapat beroperasi disekitar station bis atau trevel agent dengan mengamati para pelancong / orang yang berpergian dan mendengarkan pembicaraan mereka tentang berbagai armada bis. Observasi ini dapat menghasilkan informasi yang berguna bagi perusahaan. Keuntungan dari metode ini adalah : informasi yang diperoleh akan lebih tepat, karena mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang diteliti, tidak ada pengaruh wawancara.
c. Experimental Method
Metode ini bertujuan untuk menemukan hubungan sebab akibat dengan menghilangkan penjelasan – penjelasan yang bertentangan dengan hasil observasi. Percobaan ini dapat dilakukan di laboratorium ataupun di lapangan.
Misalnya : kita menjual barang yang sama, tetapi kita memperbaiki pembungkusnya. Kalau ternyata barang dengan bungkus yang baru ternyata lebih laku, maka tes ini membuktikan suatu hipotesa yang mengatakan “Pembungkus baru dapat meningkatkan penjualan”.

B. Data Skunder
Data skunder adalah informasi yang telah ada pada suatu tempat yang dikumpulkan untuk suatu maksud tertentu. Penggunaan sumber informasi data sekunder penting bagi perusahaan karena bila data – data informasi yang diperlukan dapat diperoleh dari data – data skunder maka perusahaan tidak perlu mencari melalui data primer.
Sumber – sumber data skunder :
a. Sumber intern yaitu sumber yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri. Sumber intern mencakup : laporan rugi laba perusahaan, neraca, angka penjualan, catatan persediaan, laporan riset sebelumnya, dan lain – lain.
b. Sumber external yaitu sumber yang berasal dari luar perusahaan, antara lain : pemerintah, data komersial, majalah / buku – buku, assosiasi profesional, sumber – sumber lain ( misal, lembaga pendidikan ).
c. Mengumpulkan informasi
Setelah menentukan sumber – sumber informasi yang akan dipakai maka peneliti melakukan pengumpulan data. Pada tahap ini peneliti banyak menemui kesulitan, misalnya responden sulit ditemui sehingga perlu dihubungi berkali – kali, responden menolak ataupun mereka memberikan jawaban yang tidak jelas / tidak jujur.
0 komentar Read More

Langkah-langkah dalam Riset Pemasaran

Langkah dalam Riset Pemasaran

A. Merumuskan Masalah
Langkah pertama dalam riset pemasaran adalah merumuskan masalah secara teliti dan juga menentukan tujuan dari riset tersebut. Hal ini penting agar informasi yang dikumpulkan sesuai dengan masalah yang dihadapi perusahaan.
Misalnya : Perusahaan mobil JASA KOBOY tidak memperoleh penumpang sebanyak yang diharapkan. Ini menimbulkan dua masalah yaitu :
o Bagaimana penumpang memilih kendaraan ?
o Bagaimana membujuk penumpang agar memilih Hidub Baru?
Dari masalah tersebut perusahaan dapat menentukan informasi apa yang dibutuhkan dan juga menentukan tujuan riset.

B. Mengembangkan Sumber Informasi
Langkah kedua dalam riset pemasaran adalah menentukan informasi yang dibutuhkan dan juga memilih cara yang paling tepat untuk mengumpulkan informasi tersebut.
0 komentar Read More

Arti, Definisi Riset Pasar dan Tujuan Riset Pasar

Riset Pemasaran

1. Definisi Riset Pemasaran
Marketing Research adalah : suatu perencanaan, pengumpulan, penganalisaan dan pelaporan data mengenai masalah yang berhubungan dengan suatu perusahaan.

2. Tujuan Mengapa diperlukan riset pemasaran
a. Untuk mencari informasi yang diperlukan perusahaan dengan benar
b. Menghemat waktu bagi manager untuk mengambil keputusan
c. Karena aktivitas marketing semakin komplex
d. Perkembangan pasar / konsumen sangat cepat
1 komentar Read More

Definisi dan Klasifikasi Produk

Produk

Di pasar banyak sekali dijual berbagai jenis barang. Perusahaan harus dapat mengerti klasifikasi dan karakteristik produk yang dihasilkannya, karena hal ini akan membantu dalam penentuan marketing mix strategy agar obyektif perusahaan dapat dicapai.
1. Definisi Produk
Produk adalah suatu sifat yang komplex baik yang dapat diraba maupun tidak dapat diraba termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer, pelayanan perusahaan yang diterima pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan.

2. Klasifikasi Produk
Tujuannya : untuk membantu marketing strategies.
Klasifikasi produk :
A. Berdasarkan tingkatan pemakaiannya
• Barang tahan lama ( durable goods ) yaitu barang yang dapat dipakai berkali – kali.
• Barang tak tahan lama ( non durable goods ) yaitu barang yang hanya dapat dipakai sekali saja.
B. Menurut pengaruh psychology
• Barang fungsional yaitu barang yang tidak mempunyai arti kultural ataupun sosial
• Barang prestise yaitu barang yang dapat memberikan bukti kedudukan atau lambang kemegahan pemiliknya.
• Barang status yaitu barang yang dapat menciptakan status tertentu pada pemiliknya. Misal jaket U.I
• Barang untuk orang dewasa yaitu barang yang dapat menunjukan kepada pemiliknya bahwa ia termasuk orang dewasa meskipun sebenarnya tidak. Contoh rokok, kosmetik
• Barang hedonis yaitu barang yang dibeli karena langsung mempengaruhi selera seseorang. Misal makanan yang berbau enak
• Barang anxiety yaitu barang yang dapat mengurangi atau menghilangkan kegelisahan seseorang. Misalnya deodorant.
C. Menurut tujuan pemakainya
- Barang Konsumsi
Yaitu barang yang dibeli untuk konsumsi akhir
Macam – macam barang konsumsi :
- Barang konvinien yaitu barang yang mudah dipakai dan membelinya disembarang tempat dan di setiap waktu.
Barang ini terbagi lagi atas :
• Staples : dibeli secara rutin tanpa dipikir
• Impulse : dibeli tanpa rencana, segera setelah terlihat
• Emergenc : dibeli karena keperluan mendadak
- Shopinggoods : barang yang dibeli dengan mencari dan membandingkan dulu dan direncanakan.
- Specialty goods : barang yang mempunyai ciri khas dan hanya dibeli di tempat tertentu
- Unsought goods : produk dimana potential customer belum memikirkan untuk membeli atau belum mengetahui adanya barang tersebut.
- New unsought goods yaitu barang yang benar – benar baru, konsumen belum mengetahui
- Regularly unsought boods yaitu barang yang belum di lihat konsumen tetapi mungkin suatu waktu mereka memerlukannya
- Barang Industri
Yaitu barang yang dibeli untuk diproses lagi
Macam – macam Barang Industri
- Instalasi yaitu alat produksi utama dalam sebuah pabrik yang dapat dipakai untuk jangka waktu yang lama
- Accessory equipment yaitu alat – alat yang dipakai untuk membantu instalasi
- Bahan baku yaitu bahan pokok untuk membuat barang lain :
o Farm product : Hasil pertanian
o Natural product : Hasil bumi
- Komponen dan barang setengah jadi yaitu barang – barang yang sudah masuk dalam proses produksi dan diperlukan untuk melengkapi produk akhir
- Supplies yaitu barang – barang yang dapat digunakan untuk membantu lancarnya proses produksi :
o Maintenance item : untuk pemeliharaan
o Repair item : Untuk perbaikan
1 komentar Read More

Definisi dan Jenis-Jenis Pasar

Pasar

1. Definisi Pasar
Pasar adalah : orang – orang yang mempunyai kegiatan untuk puas, uang untuk berbelanja dan kemauan untuk membelanjakannya
.
2. Tiga Faktor dalam Pasar
a. Orang dengan segala keinginannya
b. Daya beli mereka
c. Tingkah laku pembelian mereka

3. Jenis- jenis Pasar
Berdasarkan motif pembelian, pasar dapat digolongkan kedalam lima golongan :

A. Pasar Konsumen 
Yaitu sekelompuk pembeli yang membeli barang – barang untuk dikonsumsi sendiri bukan untuk dijual atau untuk diproses lagi.
Konsumen membeli barang – barang konsumsi untuk memuaskan kebutuhan mereka. Faktor – faktor yang mempengaruhi timbulnya kebutuhan :
• Perkembangan phisik
• Faktor sosial
• Faktor ekonomi dan sebagainya.
Adapun pihak – pihak yang terlibat dalam pembelian :
• Initiator yaitu orang yang pertamakali menyarankan untuk membeli suatu produk
• Influencer yaitu orang yang mempengaruhi keputusan akhir untuk membeli
• Decider yaitu orang yang mengambil keputusan untuk membeli ( kapan, dimana, apa )
• Purchaser yaitu orang yang membeli barang tersebut
• User yaitu orang yang menggunakan barang tersebut.
Cara pembeliannya :
• Reminder Buying yaitu pembelian tanpa direncanakan hanya berdasarkan ingatan
• Suggestion Buying yaitu pembelian yang didasarkan pada saran orang lain
• Rational Buying yaitu pembelian yang didasarkan pada berbagai macam pertimbangan yang matang

B. Pasar Produsen / Industri
Yaitu pasar yang terdiri atas individu atau lembaga yang membeli barang untuk diproses lagi. Pembelian barang – barang industri bersifat national.

C. Pasar Penjualan
Yaitu suatu pasar yang terdiri atas individu dan organisasi yang membeli barang – barang untuk dijual lagi atau untuk disewakan. Pembeliannya dilakukan secara national dan berusaha memilih penyedia yang terbaik.

D. Pasar Pemerintah
Yaitu suatu pasar yang terdiri atas lembaga – lembaga pemerintah. Seperti departemen – departemen, kantor dinas dan lain – lain yang membeli barang – barang / jasa untuk keperluan pelaksanaan fungsi – fungsi pemerintahan. Misalnya pembelian untuk keperluan : pertahanan, pendidikan dan kebudayaan, pekerjaan umum, kesehatan dan lain – lain. Tujuan pembelian untuk kepentingan dan kesejahteran masyarakatnya yang melakukan pembelian yaitu pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pembelian dapat dilakukan dengan penawaran secara terbukan dan dengan kontrak perjanjian.

E. Pasar International
Yaitu pasar yang meliputi beberapa atau semua negara di dunia. Barang yang dibeli dapat berupa barang industri ataupun konsumsi. Pembeliannya harus dilakukan berdasarkan prosedur perdagangan international.
0 komentar Read More

Fungsi-Fungsi Marketing

Fungsi-Fungsi Marketing

Sebagaimana kita ketahui marketing mempunyai peranan yang besar sekali bagi perusahaan. Agar marketing dapat menguntungkan maka kita harus dapat menjalankan fungsi – fungsi marketing secara efisien.
1. Dinamika Marketing
Aktivitas marketing memegang peranan penting karena dapat menciptakan nilai guna yaitu :
a. Time utility melalui proses distribusi dan penyimpanan
b. Place utility melalui proses distribusi
c. Prossesion utility

2. Fungsi dalam Marketing
A. Fungsi Pertukaran
a. Menjual
Tujuannya untuk menciptakan permintaan terhadap produk. Fungsi ini mencakup
- Fungsi perencanaan dan pengembangan produk
- Fungsi mencari kontak
- Fungsi menciptakan permintaan
- Fungsi mengadakan perundingan
- Fungsi kontraktuil
b. Pembelian
Fungsi ini mencakup :
- Merencanakan assortimen
- Assembling
- Perundingan
- Kontrak
B. Pengadaan Secara Phisik yaitu mentransfer produk secara phisik dari produsen ke konsumen.
Fungsi ini meliputi :
- Pengangkutan
- Penyimpanan
C. Fungsi Pemberian Jasa
- Permodalan
- Menerima resiko
- Informasi pasar
- Standardisasi
0 komentar Read More

Tahapan Proses Marketing

Tahapan Proses Marketing

a. Analisa Kesempatan Pasar
- Marketing research and information system
- The marketing environment
- Consumer market
- Organization market
b. Selecting Target Market
- Measuring and fercasting demand
- Market segmentation, targeting and positioning
c. Developing Marketing Mix
- Product
- Pricing
- Placing
- Promoting
d. Managing the marketing effort
e. Controlling
f. Evaluating
- Strengness
- Weakness
- Opportunity
- Threat ( thret )

Perbedaan Selling dengan Marketing
a. Selling
- Penekanan pada penjualan produk
- Perusahaan membuat peroduk dahulu, baru berusaha menjualnya
- Sales volume oriented ( Jumlah penjualan )
- Short term planning
b. Marketing
- Consumer oriented
- Mencari apa yang diinginkan konsumen dulu
- Memproduksi barang yang sesuai dengan konsumen
- Profit oriented
- Long term planning
0 komentar Read More

Konsep-Konsep Marketing dan Perkembangannya

Konsep-konsep dalam Marketing

Marketing concept is a pholosophy of business that states that the customers’ want-satisfaction is the economic and social justification for a firm’s existence.
Marketing concept terdiri dari tiga elemen :
a. Semua rencana dan aktivitas perusahaan harus customer oriented
b. Tujuan dari perusahaan adalah volume penjualan yang menguntungkan.
c. Kordinasi dan integrasi seluruh kegiatan marketing.

Perkembangan Konsep Marketing
a. Barter
b. Production oriented stage
Pada tahap ini peranan departemen produksi sangat besar dalam menentukan objektif perusahaan. Ia juga menentukan harga jual dibantu oleh bagian keuangan.
c. Sales oriented stage
Karena adanya saingan, maka perusahaan mencoba untuk menjual peroduknya. Penekanan pada aktifitas promosi.
d. Marketing oriented stage
Pada tahap ini menganut konsep management pemasaran dan consumer oriented untuk mencapai volume penjualan yang menguntungkan
0 komentar Read More

Pengertian Dasar Marketing

Pengertian Dasar Marketing

Marketing merupakan hal yang tidak asing lagi bagi kita karena didalam kehidupan kita sehari – hari kita selalu terlibat dalam aktivitas marketing. Secara umum marketing adalah pertukaran dari produsen ke konsumen. Bagi perusahaan fungsi marketing merupakan fungsi yang vital karena melalui kegiatan marketing-lah perusahaan mendapatkan dananya kembali.
1. Peranan Marketing
Marketing mempunyai peranan penting dalam perekonomian yaitu sebagai sumber lapangan kerja dan sumber pendapatan.

2. Tujuan dan Aktifitas Marketing
a. Maximize Consumption.
Banyak para pemasar yang beranggapan bahwa aktivitas marketing adalah untuk memudahkan dan merangsang konsumsi maksimal yang nantinya akan menciptakan produksi maksimal. Lapangan kerja dan kemakmuran.
b. Maximize Consumer Satisfaction.
Pandangan lainnya mengatakan bahwa tujuan dari sistem pemasaran adalah untuk memaksimalkan kepuasan konsumen, bukan konsumsi. Tetapi sulit untuk mengukur apakah kosumen puas atau tidak, karena belum ada tolak ukur kepuasan yang diberikan suatu produk kepada tiap individu.
c. Maximize Choice
Sasaran sistem pemasaran adalah untuk memaksimalkan ragam produk dan pilihan konsumen. Sistem ini akan memungkinkan konsumen untuk menemukan barang yang secara tepat dapat memuaskan kebutuhan mereka.
d. Maximize Life Quality
Banyak orang percaya bahwa sasaran sistem pemasaran adalah memperbaiki “kualitas hidup.
Kualitas ini terdiri dari
- Kualitas yang berhubungan produk itu sendiri
- Kualitas lingkungan hidup
- Kualitas lingkungan budaya.
0 komentar Read More